JANGAN KHAWATIR, MELAINKAN PERCAYALAH

Apakah kita cukup mempercayai Allah hingga berani berkata “saya percaya” dan benar-benar meyakininya? Kita harus berdoa dengan penuh kepercayaan diri.

Paus Fransiskus mengingatkan kita bahwa orang-orang buta dijalan yang meminta kesembuhan dulu benar-benar meyakini bahwa Yesus dapat mengembalikan pengelihatan mereka. Imanlah yang menyelamatkan mereka- Yesus mengatakan hal ini berulang-ulang ketika Ia menyembuhkan orang. Dalam hal yang sama, kita harus berdoa kepada Allah sebagai orang yang penuh harap sekaligus orang yang percaya. Kita membutuhkan Allah, dan kita percaya bahwa Allah ada untuk kita. Ketika kita berdoa dari hati, kepercayaan itu akan mulai berakar.

RENUNGAN

Seringkali saya berdoa “seakan-akan seperti” Allah mendengarkan saya. Mampukah saya untuk mulai percaya sepenuhnya bahwa Allah memang benar-benar mendengar saya?

DOA

Ya Allah kehidupan dan cinta, berikanlah saya kepercayaan diri untuk menyatakan kebaikan-Mu dengan kepastian dan keyakinan, sehingga semua orang boleh percaya—termasuk diri saya sendiri!